Padang Baru , MP
Kapala Dinas ( Kadis ) PUTR Kabupaten Agam , Provinsi Sumatera Barat ( Sumbar ) Ofrizon, kembali berulah, memperlihatkan sikap aslinya, seharusnya jauh dilakukan seorang pimpinan Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ).
Dengan arogannya Ofrizon, melakukan tidakan semena – mena, membentak, memukul serta mendorong Staf Fungsional Bidang Bina Marga ( BM ) PUTR setempat, Ahmad, ST tengah rapat evaluasi penanganan pasca bencana khusus Bidang BM dipimpin Kabinya, Ghani Basa, ST. MT, Senin. ( 1 / 12 ).
Saat dikhonfirmasi mediaapembangunan.com, Senin Sore ( 1 / 12 ) kepada Kabid BM , Ghani Basa, ST MT, membenarkan kejadian itu.
“ Benar da, kejadian itu benar – benar terjadi, kami paara Staf BM tidak menyangka dan sangat kaget atas sikap prilaku pak kadis, yang tiba – tiba saja masuak ruangan BM, lansung mara- marah, membentak dengan kata- kata kasar, dan lansung melakukan pemukulan dua kali di punggung serta mendorong Ahmad staf saya, sehingga yang besangkutan tersandar ke dinding, saat kami tengah melaksanakan rapat evaluasi penanganan pasca bencana khusus Bidang BM, di ruang saya,” ucap, Ghani.
Lebih jauh dijelaskan, tidak sampai disitu, usai Ofrizon melakukan pemukulan terhadap Ahamd, Ghani lansung menghampiri atasannya itu dengan tenang ia menanyakan apa masalahnyo kok bisa begini, bukannya jawaban yang tenangan dan baik layaknya sebagai seorang pimpinan, malah sebaliknya Nofrizon juga membentak – bentak penuh emosional kepada Ghani.
“ Aden Kadis disiko, perintah den nan ka dikarajoaan, manga kalian maleh- maleh di siko, barangkek – barangkek kalian sadonyo kalapangan, ( Aku Kadis di sini, perintah ku yang harus kalian kerjakan, mengapa kalian malas – malas di kantor ini, berangkat – berangkat semua kelapangan, saambil mangacungkan tangan mau memukul seperti mau mengajak saya berkelahi, saat itu ia lansung depegang, salah seorang Staf BM, Anton dan wibawa keluar ruangaan sambil terus berteriak – teriak memaki”, tukuk, Ghani.
Tingginya intensitas kegiatan panangan pasca bencana di lingkup Pemkab Agam, Bupati Agam, Beni Warlis, guna konfirmasi tidak berhasil dihubungi, sementara ditengah kesibukannya Sekda Agam, M Lutfi, memberi respons konfirmasi via WhatsAap telepon selulernya, Selasa ( 2/12 ).Lutfi menyebutkan guna merespon kasus itu akan memanggil Nofrizon guna konfirmasi masalah untuk penyelesaiaannya
“ Sebagai unsur pimpinan Pemkab Agam, kalau ada terjadi berbagai persoalan di OPD lingkup Pemkab Agam, kita pasti akan selesaikannya sampai tuntas ,” tutur , Lutfi.
Terpisah, Asisten I Sekda Agam, Yunilson, ketika dihubungi guna upaya tambahan konfirmasi, mengungkapkan hal senada dengan Lutfi.
Dijelaskan Yunilson, ketika ia mendapat informasi soal kasus ini, ia lansung melakukan komunikasi dengan bupati dan sekda serta inspektur Inspektorat Agam, Welfizar, dalam melakukan upaya penyelesaian secara persuasif.
“ Sudah dinda sudah, barusan mereka ( Ofrizon, Ghani, Amad ) sudah rapat dengan pak bupati untuk pembangian aktivitas kerja penanganan pasca bencana ke depan,”, tutupnya.
Sementara guna upaya konfirmasi kepada Ofrizon, ketika ditemui ke kantornya, yang bersangkutan tidak berhasil ditemui. ( MP.1 )










